Solo (29/01/2026) – Universitas Diponegoro (Undip) terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan kesehatan nasional dengan resmi menjadi Perguruan Tinggi Mitra pada pembentukan Program Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemenuhan dokter spesialis dan subspesialis bersama RSUD Margono Soekarjo Purwokerto dan RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Kerja sama ini merupakan wujud nyata dukungan Undip terhadap implementasi Asta Cita bidang kesehatan sekaligus penguatan agenda Transformasi Kesehatan Nasional. Pelaksanaannya sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan mengacu pada enam pilar Transformasi Sistem Kesehatan.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Rektor Universitas Diponegoro bersama Direktur Utama RSUD Margono Soekarjo dan Direktur Utama RSUD Dr. Moewardi. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dirjen Kesehatan Lanjutan, dan Dirjen SDMK Kementerian Kesehatan, Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dekan Fakultas Kedokteran dan Direktur Direktorat Inovasi dan Kerja Sama Undip (Dirinovki).

Melalui kerja sama ini, Undip berperan aktif dalam mendukung pemenuhan dan pemerataan dokter spesialis dan subspesialis melalui penguatan peran RSPPU, yang menjadi bagian dari Pilar Transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan. Undip bersama rumah sakit mitra mengembangkan sistem pendidikan dokter spesialis yang berorientasi pada kebutuhan daerah, berkelanjutan, serta menjunjung tinggi mutu dan standar akademik.
Selain penguatan SDM kesehatan, kolaborasi ini juga mendukung Pilar Transformasi Layanan Rujukan dengan meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah sebagai pusat layanan spesialistik dan subspesialistik yang berkualitas, aman, dan terintegrasi. Penguatan tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan rujukan tanpa ketergantungan pada fasilitas kesehatan di pusat.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran Universitas Diponegoro dan rumah sakit daerah dalam menerjemahkan kebijakan Transformasi Kesehatan ke dalam implementasi yang konkret. Program RSPPU dinilai selaras dengan arah Transformasi SDM Kesehatan karena secara sistematis mendidik putra-putri daerah menjadi dokter spesialis dan subspesialis serta mendorong pengabdian mereka di wilayah asal.
Rektor Universitas Diponegoro menegaskan bahwa kerja sama ini juga memperkuat Pilar Transformasi Tata Kelola Kesehatan melalui sinergi antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan pemerintah daerah dalam satu ekosistem yang terintegrasi dan akuntabel. Undip berkomitmen untuk terus menjaga mutu pendidikan, kualitas layanan klinik, serta tata kelola pendidikan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Sementara itu, RSUD Margono Soekarjo Purwokerto dan RSUD Dr. Moewardi Surakarta menyatakan kesiapan sebagai rumah sakit pendidikan dalam mendukung transformasi kesehatan nasional melalui penyediaan wahana pendidikan klinik, peningkatan mutu layanan, penerapan keselamatan pasien, serta penguatan sistem rujukan berbasis regional.
Melalui kerja sama strategis ini, Universitas Diponegoro bersama rumah sakit mitra berkontribusi aktif dalam pencapaian Asta Cita bidang kesehatan dan Transformasi Kesehatan Nasional. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen Undip dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), guna mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas, berkeadilan, dan merata sesuai kebutuhan daerah.
Dirinovki Undip menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin dan menegaskan bahwa Dirinovki Undip senantiasa membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya bagi berbagai mitra strategis lainnya untuk membangun bangsa melalui berbagai skema kerja sama inovatif bersama Universitas Diponegoro.